Loading...
Layanan Psikotes Kesiapan Masuk SD adalah pemeriksaan psikologis yang bertujuan untuk menilai apakah seorang anak secara mental, emosional, sosial, dan intelektual sudah siap mengikuti proses belajar di jenjang Sekolah Dasar. Psikotes ini membantu orang tua dan sekolah memastikan bahwa anak tidak hanya cukup usia, tetapi juga cukup matang secara psikologis untuk memasuki dunia belajar formal.
Aspek yang diukur:
a) Kemampuan kognitif: seperti daya pikir, pemahaman, dan kemampuan menyelesaikan masalah.
b) Kemampuan motorik: baik motorik halus (menulis, menggambar) maupun kasar (koordinasi gerak).
c) Kemampuan bahasa: pemahaman instruksi, kemampuan bercerita, dan berkomunikasi.
d) Kematangan sosial dan emosional: seperti kemandirian, kemampuan mengikuti aturan, berinteraksi, dan mengelola emosi.
Layanan ini dirancang untuk mengungkap tingkat intelegensi (IQ) dan profil kepribadian siswa secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat tes psikologi yang valid dan terstandar, serta dianalisis langsung oleh psikolog profesional.
Aspek yang diukur :
a) Mengungkap Intelegensi (IQ)
Menilai kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, memahami informasi, dan kemampuan belajar siswa.
b) Menggali Kepribadian
Melihat bagaimana siswa berpikir, merespons lingkungan, mengelola emosi, dan berinteraksi sosial.
Tujuan:
a) Mengetahui gaya belajar dan potensi akademik siswa
b) Membantu penanganan masalah perilaku atau penurunan prestasi
c) Mendukung bimbingan konseling dan pengambilan keputusan pendidikan (misal: pemilihan jurusan)
d) Membantu memahami kebutuhan khusus siswa jika ada
Layanan psikotes untuk mengungkap bakat, minat, atau penjurusan siswa adalah bagian dari layanan bimbingan dan konseling yang disebut Layanan Perencanaan Individual (Individual Planning Services) atau lebih spesifik disebut juga sebagai Layanan Penjurusan/Karier dalam konteks pendidikan.
Aspek yang diukur :
a) Kemampuan Intelektual (IQ):
b) Bakat Khusus:
c) Minat Vokasional:
d) Kepribadian (opsional):
e) Rekomendasi Penjurusan:
Tujuan :
a) Mengidentifikasi bakat intelektual dan khusus siswa
b) Menggali minat vokasional untuk pemilihan jurusan atau karier
c) Memberikan arahan yang tepat dalam memilih jurusan SMA/SMK/PTN
d) Mendukung perencanaan pendidikan dan karier berbasis potensi
Layanan Tes Potensial Akademik & Kemampuan Umum adalah layanan asesmen psikologis yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar siswa dalam hal berpikir logis, analitis, dan akademik, sebagai indikator potensi belajar di lingkungan pendidikan formal.
Aspek yang diukur :
a) Kemampuan Verbal
b) Kemampuan Numerik
c) Kemampuan Logika & Penalaran
d) Kemampuan Spasial/Visual
e) Kemampuan Memori & Konsentrasi
Tujuan :
a) Mengetahui potensi akademik siswa
b) Memberikan gambaran kemampuan belajar siswa
c) Menjadi dasar dalam penjurusan, pemilihan program pembelajaran, atau pengembangan strategi belajar
Layanan Psikotes/Tes Kebiasaan bagi Siswa adalah layanan asesmen psikologis yang bertujuan untuk mengidentifikasi pola kebiasaan belajar, perilaku, dan gaya hidup siswa yang memengaruhi proses belajar dan perkembangan pribadi.
Aspek yang diukur :
a) Kebiasaan Belajar:
b) Perilaku Sosial dan Emosional:
c) Gaya Hidup dan Keseharian:
Tujuan :
a) Mengidentifikasi pola kebiasaan yang menghambat atau mendukung belajar
b) Menjadi dasar bagi konseling perubahan perilaku
c) Membantu siswa membentuk kebiasaan yang lebih positif dan produktif
Layanan Tes Kesehatan Mental Remaja (Siswa) adalah layanan asesmen psikologis yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi emosional, psikologis, dan sosial siswa, serta mendeteksi adanya gejala gangguan kesehatan mental sejak dini.
Aspek yang Diukur:
a) Stres dan Kecemasan
b) Gejala Depresi
c) Stabilitas Emosi
d) Kesejahteraan Psikologis Umum
e) Hubungan Sosial dan Dukungan Emosional
f) Persepsi Diri dan Harga Diri
Tujuan :
a) Mengetahui kondisi kesehatan mental siswa secara menyeluruh
b) Mendeteksi gejala awal gangguan mental (depresi, kecemasan, burnout)
c) Menjadi dasar bagi layanan konseling, intervensi psikologis, atau rujukan profesional